Langsung ke konten utama

Contoh Investasi Jangka Pendek Untuk Investor Pemula

Contoh Investasi Jangka Pendek Untuk Investor Pemula


Investasi sering dilihat sebagai sebuah komitmen besar dengan jangka waktu lama, jadi orang-orang enggan untuk mengawali investasi. Padahal tipe investasi itu beragam. Ada berbagai tipe investasi yg terbukti memerlukan komitmen besar, tapi ada pula investasi dengan barrier of entry yg lebih rendah, salah satunya merupakan investasi jangka pendek.

Bagi kamu yg ingin berinvestasi yg tak memperlukan waktu lama, dan ingin menjaga arus kas kamu agar tetap aman, kamu mampu mencoba investasi jangka pendek. Yuk kita bahas lebih dalam tentang investasi jangka pendek ini!

Pengertian Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek merupakan produk investasi yg mampu dicairkan dalam jangka waktu pendek. Menurut Corporate Finance Institute (CFI), investasi jangka pendek biasanya mempunyai periode pencairan seusai 1-3 tahun. Namun, menurut Investopedia ada juga instrumen investasi jangka pendek yg mampu dicairkan dalam waktu berbagai bulan.

Berbeda dengan investasi jangka panjang yg biasanya mempunyai penalti apabila ditarik sebelum jatuh tempo, pencairan dana investasi jangka pendek lebih fleksibel. Selain itu, keuntungan yg didapatkan dari investasi jangka pendek relatif lebih stabil.

Karena imbal hasil mampu dirasakan dalam waktu pendek juga tingkat risiko yg relatif lebih kecil, investasi jangka pendek sangat diminati investor pemula.

Karakteristik atau Ciri-Ciri Investasi Jangka Pendek

  • Dapat segera diperjualbelikan atau dicairkan.
  • Imbal hasil mampu dinikmati dalam waktu relatif singkat.
  • Investasi ini ditujukan dalam rangka manajemen kas, artinya investasi mampu dipasarkan apabila muncul kebutuhan kas.
  • Dapat memenuhi kebutuhan jangka pendek. Umumnya bagi secara umum dikuasai profesional belia mempunyai pendapatan bulanan belum terlalu tinggi untuk berinvestasi di setiap bulannya.
  • Cenderung berisiko rendah (pembelian surat-surat berharga yg berisiko tinggi bagi pemerintah sebab dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar surat berharga tak tergolong dalam investasi jangka pendek).
  • Imbal hasil cenderung lebih rendah dibandingkan investasi jangka panjang.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Jangka Pendek

Kelebihan investasi jangka pendek

  • Tingkat likuiditas tinggi
  • Pengembalian imbal hasil lebih cepat, dengan perputaran uang yg cepat jadi return pokok investasi dan bunga lebih cepat diperoleh. Selanjutnya, mampu menginvestasikan kembali ke investasi lain atau melewati trading di pasar uang dan lainnya.
  • Imbal hasil yg relatif stabil.
  • Cocok untuk pemula.

Kekurangan atau kelemahan investasi jangka pendek

  • Keuntungan yg didapatkan lebih kecil, terlebih apabila dicairkan dalam waktu singkat.
  • Imbal hasil cenderung lebih rendah apabila dibandingkan investasi jangka panjang.
  • Rentan kepada penambahan jumlah uang yg beredar dampak valuasi yg kadang tak mampu bersaing dengan tingkat penambahan jumlah uang yg beredar tahunan
  • Efek compounding tak signifikan dalam investasi jangka pendek.

4 Contoh Investasi Jangka Pendek Untuk Pemula

1. Tabungan

Berbicara tentang investasi pastinya tak akan mampu terlepas dari tabungan. Produk tabungan bank ini merupakan salah satu investasi jangka pendek yg mampu jadi alternatif kamu, sebab investasi ini tutorial yg lumayan mudah dan efisien untuk menginvestasikan uang kamu. Siapapun mampu melakukan investasi ini mulai dari dewasa ataupun yg tetap remaja. Selain kemudahannya dengan produk tabungan bank ini juga mampu kamu tarik kapanpun melewati ATM.

Namun, dari sisi keuntungan persentase bunganya sangat kecil. Untungnya memakai investasi ini kamu tak mempunyai kewajiban untuk menyetorkan dana pada setiap waktunya. Jadi apabila kamu telah membuka tabungan kamu leluasa mengisi saldo rekening kapanpun sesuai dengan cita-cita kamu.

Dana minimal: Rp 10.000 – Rp 500.000.

Minimal Tenor: Tidak ada.

Suku bunga: 0.5% – 4% per tahun.

2. Deposito

Deposito merupakan sebuah produk yg dimiliki oleh sebuah perbankan yg tujuannya untuk menolong para nasabah untuk menyimpan dananya dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan berbagai ketentuan. Deposito juga mampu dicairkan sesuai dengan jangka waktu yg telah disepakati oleh nasabah dan perbankan, mulai dari 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan hingga 12 bulan.

Untuk memulainya, deposito memperlukan dana minimal Rp. 5.000.000,-, dengan suku bunga yg lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan. Suku bunga deposito sendiri berada di angka 4-6%. Semakin lama jangka waktu yg dipilih, bunga yg diberikan juga akan terus besar.

Dana minimal: Rp 5.000.000 – Rp 10.000.000.

Minimal Tenor: 1 Bulan.

Suku bunga: 4% – 8% per tahun.

3. Surat Berharga Negara (SBR dan ORI)

Surat Berharga Negara (SBN) merupakan surat utang yg diterbitkan oleh negara. Melalui surat utang ini, kamu mampu meminjamkan uangmu dan mampu memperoleh kupon (imbal hasil) seusai masa tenor berakhir. Penerbitan surat utang ini mempunyai tujuan untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai sumber pendanaan. 

Bentuk SBN ini beragam, tetapi kedua bentuk yg paling terkenal merupakan SBR (Savings Bond Ritel) dan ORI (Obligasi Ritel Indonesia). Perbedaannya diantaranya minim: ORI mampu diperdagangkan di pasar sekunder, mempunyai tenor 3 tahun dengan kupon fixed rate. Sedangkan SBR tak mampu diperdagangkan di pasar sekunder, tenor biasanya 2 tahun dengan kupon floating with floor.

Salah satu faktor mengapa SBN baik SBR maupun ORI diminati hingga ketika ini sebab tingkat keamanannya yg relatif baik. Keamanan yg lumayan baik disebabkan obligasi ini terkait dengan pemerintah jadi prosesnya lebih aman. 

Dari sisi jangka waktu pun relatif singkat. Ditambah lagi, investor ORI mampu memperdagangkannya di pasar sekunder sebelum jatuh tempo, sementara investor SBR juga mempunyai fasilitas early redemption untuk pencairan lebih awal.

Dana minimal: Rp 1.000.000 

Minimal Tenor: 2 tahun (SBR), 3 tahun (ORI) mempunyai alternatif early redemption

Kupon: Mengambang dengan minimal (SBR), Tetap/fixed rate (ORI)*

*tiap produk SBR dan ORI mempunyai tingkat kupon yg berbeda

4. Reksadana

Reksadana merupakan sebuah wadah dan pola pengelolaan dana maupun modal bagi para sekumpulan investor yg ingin berinvestasi dalam instrumen investasi yg terdapat di pasar modal dengan tutorial membeli unit penyertaan reksadana. Dana tersebut juga akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi, semacam saham, obligasi, pasar uang dan lainnya.

Reksadana ini juga mempunyai sebuah tutorial untuk mereka yg ingin melakukan diversifikasi investasi dengan memecahnya ke berbagai instrumen. Seperti contoh, reksa dana saham. Investasi tipe satu ini wajib ditanamkan ke berbagai perusahaan, tak lumayan hanya untuk perusahaan.

Hal ini akan berbanding dengan bunga yg kamu terima, sebab apabila terjadi penurunan saham pada satu perusahaan, jadi setidaknya tak seluruh investasimu akan merugi. Bukan tak mungkin malah dengan ketika bersamaan kualitas saham perusahaan malah naik.

Dana minimal: Rp100.000 – Rp 10.000.000.

Minimal Tenor: Tidak ada. Dapat dicairkan langsung.

Imbal hasil: 5% – 10% per tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk dalam Dunia Investasi

Perbedaan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk dalam Dunia Investasi Bunga mampu dikatakan sebagai harga suatu pinjaman yg dilakukan di pasar keuangan. Bunga akan dibayarkan terhadap pemberi pinjaman oleh peminjam pada akhir jangka waktu pinjaman, atau mampu juga dibayarkan bersamaan dengan cicilan setiap bulan.  Sama halnya dengan berinvestasi, Kalian juga akan menemukan ada dua tipe bunga yg umum digunakan, yaitu bunga tunggal serta bunga majemuk. Seperti apa beda antara kedua tipe bunga keuangan ini? Definisi Bunga Tunggal Jika diartikan, bunga tunggal merupakan bunga yg ditetapkan oleh pemberi pinjaman hanya berdasarkan pada jumlah pinjaman yg diberikan. Bunga ini mampu dibebankan berdasarkan jumlah awal pinjaman. Mudahnya, Kalian membayarkan bunga ini guna menggunakan dana pinjaman dalam kurun waktu tertentu.  Perhitungan dari bunga tunggal didasarkan pada persentase yg didapat dari pokok serta ditambahkan pada pokok tadi dengan teratur atau jumlah nominal pokok yg dikali...

Mengenal Istilah-Istilah Dunia Finansial Tentang Investasi

Mengenal Istilah-Istilah Dunia Finansial Tentang Investasi Investasi ialah salah satu tutorial untuk mengelola finansial, apabila investasi yg Sobat perbuat berhasil, jadi masa depan yg cerah akan terjamin. Namun, dalam berinvestasi, butuh hati-hati dan waspada sebab tak sedikit kegagalan yg bisa saja terjadi sebab kesalahan dari kita sendiri yg salah dalam melakukan investasi. Jika Sobat ingin berinvestasi jadi harus siap pula menanggung risiko yg ada. Risiko ini dikarenakan oleh beberapa macam faktor misalkan terjadinya fluktuasi yg bisa menurunkan kemampuan produk investasi itu sendiri. Akibatnya, tak sedikit orang-orang yg harus kehilangan bahkan kerugian dari investasi itu sendiri. Baik investasi besar maupun kecil pastinya tentu ada risiko yg harus dipikul. Hanya saja, terus besar investasi yg Sobat keluarkan jadi terus besar pula risiko yg akan dipikul. Oleh sebab itu, bila Kalian ingin aktif dalam dunia investasi, jadi harus bagi Kalian untuk mendalami segala faktor yg berkaita...

6 Peluang Investasi Paling Cocok Untuk Anak Muda

6 Peluang Investasi Paling Cocok Untuk Anak Muda Investasi, tetap menjadi sebuah faktor yg berat untuk dilakukan terutama untuk anak muda. Mereka berpikir bahwa investasi akan  diperlukan pada ketika mereka telah merasa mapan dan telah berkeluarga. Padahal, investasi ialah sebuah faktor yg wajib dilakukan semenjak dini. Peluang investasi yg terus tak sedikit akan membuatmu mudah dalam menentukan investasi yg sempurna untuk kamu. Dengan terus awal kamu mengawali investasi, jadi terus cepat juga kita dapat memperoleh keuntungan. Pada usia muda terutama kamu yg belum menginjak 30 tahun waktu tersebut ialah waktu yg paling sempurna untuk mengalokasikan uang kamu ke dalam investasi. Saat belum mempunyai keluarga dan belum mempunyai tanggungan beberapa cicilan, akan sangat bijaksana apabila penghasilan yg kamu dapatkan dialihkan ke investasi. Mengingat di usia tak lebih dari 30 tahun, seseorang wajib proaktif untuk menemukan instrumen investasi yg sempurna untuknya. Untuk anda yg bimbang...