Bentuk Investasi Aman bagi Pemula
Banyak orang-orang yg mempunyai dana tetapi sayangnya hanya selesai di tabungan. Padahal dengan melakukan investasi, dana mampu berkembang dan menolong memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Banyak instrumen investasi yg mampu dipilih. Selain menjanjikan keuntungan, masing-masing bentuk investasi juga mempunyai risikonya masing-masing, sebab itu penting untuk tahu apa saja investasi aman yg tersedia.
Sebagai pemula, jangan khawatir dulu apabila telah mendengar risiko. Hal tersebut ialah faktor yg wajar dalam dunia keuangan. Perbanyak info baik melewati buku maupun internet tentang instrumen investasi yg tepat dengan kondisi finansial Anda. Berikut 5 bentuk investasi aman yg mampu dicoba bagi Kalian yg tetap pemula dalam bidang investasi.
1. Investasi Aman di Emas
Emas ialah salah satu bentuk investasi yg tidak jarang dipilih orang-orang sebab harganya cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tren tersebut cenderung stabil jadi kemungkinan meraup untung juga terbuka lebar. Sebagai contoh, di tahun 2010, harga emas per gramnya ialah Rp350 ribu. Sementara sekarang harganya telah meningkat 2 kali lipat menjadi Rp640 ribu.
Selain itu, investasi emas juga tepat bagi Kalian yg mempunyai keuangan terbatas. Kalian bahkan mampu membeli emas dalam bentuk koin atau batangan seberat 5 sampai 25 gram sesuai kondisi keuangan. Belilah emas di tempat terpercaya umpama di lembaga yg dipercayakan pemerintah untuk mengurangi risiko penipuan.
Anda juga harus berhati-hati memilih tempat berinvestasi. Ketika tidak sedikit masyarakat yg tertarik, tidak sedikit pihak nakal yg menjalankan penipuan. Pelajari latar belakang tempat investasi sebelum menginvestasikan dana Anda. Selain itu, sebab risiko pencurian emas tetap rawan terjadi, pilihlah tempat penyimpanan yg aman.
2. Properti
Properti ialah investasi sektor riil yg juga menjanjikan keamanan dana investasi. Harga tanah dan bangunan yg terus meningkat setiap tahunnya, menjanjikan keuntungan yg tidak sedikit. Imbal hasilnya bahkan mampu mencapai 7 sampai 14 persen per tahun. Apalagi properti tidak terpengaruh inflasi, layaknya yg dialami instrumen investasi di sektor keuangan semacam saham. Risiko kerugian pun mampu dipangkas.
Jangan berpikir investasi properti hanya untuk para konglomerat. Sekali pun Kalian termasuk masyarakat kelas menengah, Kalian tetap mampu berinvestasi di sektor ini, asal mempunyai tabungan yg cukup. Ketika telah mempunyai properti dan ingin memasarkannya kembali, pangsa pasar pun luas. Terlebih bila lokasi properti Kalian berada pada lokasi yg taktik atau kawasan urban.
Namun yg menjadi catatan, investasi properti bersifat jangka panjang. Dibutuhkan kesabaran, waktu dan kerja keras untuk mampu menghasilkan keuntungan. Kalian harus pandai mengelola produk investasi bila ingin memperoleh untung dengan cara berkala. Misalnya mengelolanya menjadi bentuk perjuangan lain semacam tempat kos atau kafe.
Bila belum mempunyai modal yg lumayan untuk ekspansi usaha, Kalian mampu mengajukan pinjaman di berbagai website permodalan online atau crowdfunding. Dengan suntikan dana dari para investor, Kalian tetap mampu menjalankan perjuangan dengan pengembalian berbunga rendah. Cara memperoleh pinjaman relatif mudah, dengan membikin proposal permintaan dan mengunggahnya ke website crowdfunding yg menurut Kalian berpotensi.
3. Obligasi
Obligasi ialah surat utang yg dikeluarkan perusahaan atau pemerintah dan mempunyai waktu jatuh tempo pelunasan. Ketika Kalian mempunyai obligasi, berarti Kalian memberi pinjaman terhadap pihak penerbit obligasi.
Untuk berinvestasi di obligasi, terbukti memperlukan dana yg yang relatif besar. Pengembalian pun didapatkan dalam jangka waktu relatif lama. Namun Kalian berkesempatan memperoleh pendapatan tetap (fixed income) berupa pendapatan bunga, setiap tiga bulan sekali selagi waktu berlakunya obligasi.
Obligasi termasuk investasi aman sebab bila perusahaan penerbit gulung tikar sewaktu-waktu, pemegang obligasilah yg mempunyai hak lebih tinggi terhadap kekayaan perusahaan.
Untuk meminimalkan risiko kerugian, telitilah dulu perusahaan penerbit obligasi. Sebaiknya pilih obligasi yg mempunyai peringkat layak yakni minimal BB+. Semakin tinggi kualitas rating, jadi tingkat risiko pun terus kecil.
4. Reksa Dana
Sebagai pemain baru dalam bidang investasi, reksa dana ialah opsi yg tepat. Selain menjanjikan untung besar, tingkat keamanannya juga tinggi. Terlebih bila Kalian memilih reksa dana terlindungi yg dimiliki oleh pemerintah.
Reksa dana sendiri mempermudah pala investor pemula sebab dana dikelola oleh manajer investasi yg telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun dana yg dikelola harus disimpan pada bank kustodian yg tidak mempunyai ikatan dengan manajer investasi. Jadi umpama sang manajer mengalami kesulitan keuangan, tidak akan berpengaruh pada dana nasabah.
Dengan perkembangan teknologi yg terus pesat, nasabah reksa dana juga terus diuntungkan dari sisi keamanan. Setiap investor saat ini mempunyai no Single Investor Identification (SID) sebagai tanda telah resmi mendaftar di pasar modal. Sekalipun dana yg diinvestasikan kecil, hak-hak Kalian tetap terlindungi.
Nomor SID investor reksa dana tidak dalam bentuk kartu melainkan dokumen melewati surat elektronik terhadap manajer investasi. Setelah itu, barulah Kalian mendapat terusan. Nomor SID sendiri menjamin keamanan dana yg tersimpan pada bank kustodian dari penyalahgunaan penyuplai penjual reksa dana atau oleh manajer investasi.
Komentar
Posting Komentar